Kartini di Ruang Bermain: Cara PG PAUD Universitas Mulia Menerjemahkan Nilai Kesetaraan Sejak Dini

Semangat Raden Ajeng Kartini tidak hanya hidup dalam peringatan seremonial setiap bulan April, tetapi juga dihadirkan secara nyata dalam praktik pendidikan anak usia dini. Hal inilah yang dilakukan oleh Program Studi Pendidikan Guru PAUD Universitas Mulia melalui kegiatan bertajuk “Kartini di Ruang Bermain”, sebuah inisiatif edukatif yang menanamkan nilai kesetaraan sejak usia dini.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna, di mana anak-anak diajak memahami konsep kesetaraan gender melalui aktivitas bermain, bercerita, dan eksplorasi peran. Tidak ada lagi batasan bahwa permainan tertentu hanya untuk anak laki-laki atau perempuan. Semua anak diberikan kesempatan yang sama untuk mencoba berbagai aktivitas, mulai dari bermain peran sebagai pemimpin, guru, hingga profesi lainnya.

Ketua Program Studi PG PAUD Universitas Mulia menyampaikan bahwa pendekatan ini penting untuk membangun pola pikir inklusif sejak dini. “Nilai-nilai yang diperjuangkan Kartini perlu dikenalkan melalui cara yang sesuai dengan dunia anak, yaitu bermain. Dengan begitu, anak tidak hanya memahami, tetapi juga merasakan langsung makna kesetaraan,” ujarnya.

Selain itu, mahasiswa PG PAUD turut dilibatkan sebagai fasilitator kegiatan. Mereka berperan dalam merancang media pembelajaran yang kreatif, seperti buku cerita bergambar bertema kesetaraan, permainan kolaboratif, serta kegiatan seni yang mendorong ekspresi diri tanpa stereotip gender. Keterlibatan mahasiswa ini juga menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual dalam mempersiapkan calon pendidik yang responsif terhadap isu sosial.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari orang tua dan masyarakat. Mereka melihat perubahan dalam sikap anak yang mulai lebih terbuka, percaya diri, serta menghargai teman tanpa membedakan gender. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesetaraan tidak harus dilakukan melalui pendekatan formal yang kaku, tetapi dapat diintegrasikan secara alami dalam kegiatan bermain.

Melalui “Kartini di Ruang Bermain”, PG PAUD Universitas Mulia membuktikan bahwa nilai-nilai emansipasi dapat ditanamkan sejak usia dini dengan cara yang sederhana namun berdampak. Semangat Kartini pun terus hidup, tidak hanya dalam kata-kata, tetapi dalam tindakan nyata di ruang bermain anak-anak Indonesia.

Sumber: https://universitasmulia.ac.id/2026/04/21/kartini-di-ruang-bermain-cara-pg-paud-universitas-mulia-menerjemahkan-nilai-kesetaraan-sejak-dini/

NEP (Divkominfo, 25/4/26)